<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cerita Bhayu Senoaji</title>
	<atom:link href="http://bhayusenoaji.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com</link>
	<description>MARI KITA PERJUANGKAN NEGERI INI …</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Aug 2008 02:52:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='bhayusenoaji.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/140fc80fba38e18696acc295e7a01ac7?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cerita Bhayu Senoaji</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Meraih Kemenangan dengan Kekuatan Do’a</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/27/meraih-kemenangan-dengan-kekuatan-do%e2%80%99a/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/27/meraih-kemenangan-dengan-kekuatan-do%e2%80%99a/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 02:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[aham]]></category>
		<category><![CDATA[do'a]]></category>
		<category><![CDATA[meraih kemenangan]]></category>
		<category><![CDATA[wahidiyah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[
Saat ini manusia hidup dalam suasana materialisme. Maksud dari materialisme di sini adalah bahwa manusia modern saat ini meletakkan faktor-faktor yang tertangkap oleh akal dan panca indera sebagai faktor penting dalam kehidupan mereka. Segala keputusan mereka selalu mempertimbangkan hal-hal yang bersifat materi ini. Baru ketika faktor-faktor materi ini hilang, mereka mulai menengok cara-cara pemecahan masalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=92&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Saat ini manusia hidup dalam suasana materialisme. Maksud dari materialisme di sini adalah bahwa manusia modern saat ini meletakkan faktor-faktor yang tertangkap oleh akal dan panca indera sebagai faktor penting dalam kehidupan mereka. Segala keputusan mereka selalu mempertimbangkan hal-hal yang bersifat materi ini. Baru ketika faktor-faktor materi ini hilang, mereka mulai menengok cara-cara pemecahan masalah melalui pendekatan spiritual atau kerohanian. Misalnya melalui doa, istighotsah, istikharah atau <em>lelaku</em> spiritual lainnya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Walaupun demikian, mereka ini masih mending. Hal ini karena sebagian besar masyarakat modern ini meletakkan faktor-faktor fisik sebagai satu-satunya alat dan pertimbangan dalam menanggapi permasalahan kehidupan. Ketika faktor-faktor ini tidak mereka dapatkan, mereka menjadi putus asa. Bahkan tak jarang keputusasaan ini menimbulkan berbagai penyimpangan kejiwaan. Seperti depresi, <em>shock</em> atau bahkan bisa mengarah kepada tindak bunuh diri.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Dan ternyata keadaan ini banyak terjadi di berbagai negara yang secara fisik maju. Di negara-negara yang saat ini menjadi kiblat kemajuan materi, seperti Amerika atau Jepang, bunuh diri telah menjadi penyakit sosial yang cukup serius. Dan hal ini bukan hanya menimpa kalangan rakyat jelata. Bahkan hingga menimpa kalangan super elit.</span><span id="more-92"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Di Jepang misalnya, pada awal 2007 ini publik dikejutkan oleh tindakan bunuh diri oleh Menteri Perdagangan Jepang. Beberapa tahun sebelumnya, sekitar tahun 2000-an, masyarakat Indonesia dikejutkan oleh bunuh diri yang dilakukan oleh salah seorang konglomerat nasional, Marimutu Marimaren. Jika kita menarik lebih ke belakang lagi, peristiwa bunuh diri di kalangan elit sudah bukan asing lagi. Di era tahun 60-an, masyarakat dikejutkan oleh bunuh diri yang dilakukan oleh salah seorang super star Amerika, Merlyn Monroe. Berbagai peristiwa ini menjadi petunjuk kuat bahwa memandang faktor materi sebagai satu-satunya rujukan dalam kehidupan akan membawa petaka bagi manusia.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">KEDUDUKAN DOA DALAM ISLAM</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Dalam Islam, Allah memandang segala permasalahan secara adil. Aspek-aspek fisik dan aspek-aspek ruhani mendapat perhatian yang berimbang. Islam sangat memperhatikan aspek fisik ini dalam kehidupan, hingga Allah berfirman: <em>“Dan bersungguh-sungguhlah kalian (berjihadlah kalian) dengan harta dan diri kalian.”</em> (QS. Al An’am:72). Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah SAW bersabda: <em>“Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah dalam semua bidang.”</em></span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Walaupun demikian, Allah juga membimbing kaum Muslimin untuk menggunakan potensi doa secara maksimal. Allah menantang hamba-Nya untuk meminta, sebagaimana dalam firman-Nya:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kalian, maka Aku akan mengabulkan doa untuk kalian.” (QS. Al Mukmin:60).</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Bukan hanya sampai di sini. Dalam pandangan Rasulullah SAW, doa bahkan menempati kedudukan yang paling inti dalam agama. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah SAW bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Doa adalah intisari ibadah.”</span></em><span lang="SV"> (HR. Tirmidzi/Shahih).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Ada beberapa hal yang kurang lebih melatarbelakangi sabda ini. <em>Pertama</em> adalah bahwa seorang yang berdoa berarti meyakini adanya Allah. Artinya, ketika seseorang itu berdoa, berarti ada keimanan di dalam hatinya. Tidak mungkin orang yang tidak meyakini adanya Allah akan berdoa. Karena bagi mereka yang tidak meyakini adanya Allah, untuk apa memohon pertolongan dengan sesuatu yang tidak nyata. Atau lebih ekstrim lagi adalah, untuk apa seseorang berdoa kepada sesuatu yang tidak ada.</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Kedua</span></em><span lang="SV">, ketika seseorang berdoa, berarti ia meyakini sifat-sifat Allah SWT. Ia meyakini bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Mendengar. Karena itu ia memohon dengan kata-kata. Ia meyakini bahwa Allah bersifat <em>Welas Asih</em>. Karena itu, seorang pendoa tidak pesimis dari Allah. Hatinya senantiasa penuh harap kepada Allah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Ketiga</span></em><span lang="SV">, seseorang yang berdoa berarti mengakui keterbatasan kekuatannya. Bahkan bagi kalangan yang lebih tinggi lagi tingkatan spiritualnya, berdoa berarti pengakuan atas ketidakberdayaan total pada dirinya. Ia meyakini bahwa kekuatan dan kekuasaan hanyalah milik Allah semata. Hingga ia merasa tidak lagi membutuhkan siapa pun, kecual Allah SWT. Ini adalah tingkat spiritualitas yang sangat tinggi dalam Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Dari ketiga hal di atas, dapat diketahui bahwa doa merupakan salam satu ciri khas seorang mukmin. Kehidupannya selalu merupakan keseimbangan antara upaya lahiriyah dan doa. Dengan demikian, seluruh potensi hidupnya lahir dan batin dapat ia pergunakan secara total dan sempurna.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">ANTARA DOA DAN RIDHO</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Ada dua hal yang diajarkan Islam yang kelihatannya berlawanan, yaitu ridho dan doa. Ridho artinya seseorang itu menerima apapun pemberian Allah pada dirinya. Hal ini muncul karena seorang mukmin akan senantiasa memandang Allah sebagai Tuhan Yang Maha Bijaksana (Al Hakiim), Maha Mencintai Hamba-Nya (Al Waduud) dan Maha Pengasih Penyayang (Rahmaan Rahiim). Karena itu, bagi penilaian sebagian orang, sangat tidak patut jika seseorang memprotes keputusan Allah dengan berdoa. Bukankan doa pada dasarnya adalah meminta? Dan ketika meminta, berarti seseorang memandang bahwa pemberian Allah itu kurang? Atau bisa juga berarti bahwa keputusan Allah itu tidak bijaksana? Hingga bagi kelompok itu, ridho lebih baik dari pada doa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Sebagian lain mengatakan bahwa doa lebih baik daripada diam dengan alasan ridho. Hal ini karena doa adalah perilaku para hamba pilihan Allah. Para ulama’, orang-orang shaleh dari masa ke masa, para Nabi dan Rasul, bahkan hingga manusia yang paling sempurna, Rasulullah SAW masih berdoa. Padahal mereka adalah makhluk Allah yang utama dan terbaik. Bukan hanya itu saja. Allah Ta’ala dan Rasulullah SAW memerintahkan manusia untuk berdoa. Lantas, pantaskah seseorang tidak berdoa kepada Allah? Patutkah dengan berbagai kenyataan seperti ini jika kemudian seseorang meninggalkan doa?</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Sebenarnya, antara doa dan ridho adalah dua hal yang tidak perlu dipertentangkan. Sebagaimana pertentangan antara hitam dan putih, atau pertentangan antara siang dan malam. Seseorang yang ridho bukan berarti harus meninggalkan doa. Sebaliknya pun demikian juga. Seseorang yang berdoa bukan berarti ia tidak ridho. Hal ini karena doa dan ridho memiliki wilayah yang berbeda.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Seseorang memang harus ridho dengan ketetapan Allah, baik yang sudah lewat atau yang akan datang. Karena bagaimanapun juga, ketetapan dan pilihan Allah pasti lebih baik daripada ketetapan dan pilihan manusia. Namun perlu juga diingat, bahwa doa adalah perintah Allah. Dan pelaksanaan perintah Allah harus menjadi prioritas seorang mukmin. Di samping doa juga merupakan <em>sunnah</em> (tradisi) Rasulullah SAW. Dan melaksanakan <em>sunnah</em> Rasulullah SAW juga merupakan perintah Allah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Karena itulah, seseorang yang berdoa seharusnya lebih memfokuskan diri pada niat menanti perintah Allah (Lillah). Tegasnya, ia berdoa adalah semata-mata karena melaksanakan perintah Allah untuk berdoa. Apapun hasil dari doa itu, semuanya ia serahkan kepada Allah. Apakah Allah akan memberinya sebagaimana redaksi doa yang ia ucapkan, atau Allah memberi dalam bentuk lain, semua itu akan ia terima dengan penuh ridho kepada Allah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">ADAB-ADAB DALAM BERDOA</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Seseorang yang berdoa berarti ia sedang melakukan hubungan dengan Allah SWT. Sudah tentu ada aturan main agar hubungannya dengan Allah tersebut membuahkan hasil sebagaimana yang ia dambakan. Dalam hal ini, ada beberapa hal yang dapat mempercepat terkabulnya sebuah doa.</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Pertama</span></em><span lang="SV">, seorang pendoa hendaklah memperhatikan benar-benar waktu-waktu yang <em>mustajabah</em> (waktu-waktu istimewa dimana doa dikabulkan). Seperti hari Arofah, bulan Ramadhan, hari Jum’at terutama saat Khatib duduk di antara dua khutbab, dan waktu sahur. Ini adalah waktu-waktu istimewa dimana doa dikabulkan berdasarkan hadits-hadits Rasulullah SAW.</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Kedua</span></em><span lang="SV">, seorang yang ingin doanya dikabulkan, hendaklah memanfaatkan keadaan-keadaan istimewa dimana sebuah doa dikabulkan. Misalnya, saat peperangan akan dimulai, saat turun hujan, saat seseorang berpuasa atau waktu antara adzan dan iqomat.</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Ketiga</span></em><span lang="SV">, berdoa dengan menghadap kiblat dengan mengangkat kedua tangan hingga kira-kira ketiak kelihatan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda, <em>“Sesungguhnya Tuhanmu Maha Hidup lagi Dermawan. Ia malu jika hamba-Nya berdoa sambil mengangkat tangan memohon kepada-Nya, kemudian menolaknya sama sekali”</em> (HR. Al Hakim/Shahih).</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Keempat</span></em><span lang="SV">, merendahkan suara antara samar dan keras. Rasulullah SAW bersabda, <em>“Wahai manusia, sesungguhnya Dia (Allah) yang engkau doa bukanlah Tuhan yang tuli dan jauh. Sesungguhnya Dia (Dia) Allah yang engkau doa berada di hadapan kalian….”</em> (HR. Bukhari).</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Kelima</span></em><span lang="SV">, tidak memaksakan diri berdoa dengan redaksi yang bernilai sastra jika hal ini menimbulkan kekurangkhusyuan berdoa. Berdoa dengan sastra yang baik hendaknya muncul sebagai suatu spontanitas. Bukan dibuat-buat. Dalam hal ini, Rasulullah SAW bersabda, <em>“Jagalah kalian dari memaksakan diri bersajak didalam berdoa.”</em> (HR. Bukhari).</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Keenam</span></em><span lang="SV">, merasa rendah hati dan hina sehina-hinanya (tadzallul), merasa seperti benar-benar di hadapan Allah wa Rasulihi SAW (istidlor), merasa berlarut-larut penuh dosa (tadhollum), penuh sesal atas dosa-dosa yang dilakukan (inkisar), khusyu’, penuh harap atas pertolongan Allah (iftiqor) dan penuh perasaan takut kepada-Nya. Hal ini sesuai dengan firman Allah, <em>“Memohonlah kalian kepada Tuhan kalian dengan tadhorru’ (merendah)….”</em> (QS. Al A’raaf: 54).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Dalam sebuah haditsnya Rasulullah SAW memberi peringatan:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Sesungguhnya Allah Ta’ala tidak menerima doa dari hati yang lupa.”</span></em><span lang="SV"> (HR. Tirmidzi dan Al Hakim).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Sebagian Aulia juga mengatakan:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Fadlol-Nya Allah (termasuk maghfirah, taufiq, hidayah, inayah, rahmat dan sebagainya) tidak akan diberikan kecuali kepada hati yang sungguh-sungguh ‘nelongso’ merasa penuh dosa dan sangat mengharap pertolongan Allah.”</span></em><span lang="SV"> (Taqribul Ushul: 217).</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Menghadap (termasuk berdoa) kepada Allah dan berwasilah dengan Rasulullah SAW dengan sungguh-sungguh tadzallul, merasa hina, ‘nelongso’ merasa penuh dosa dan sangat mengharap pertolongan Allah serta merasa tidak punya daya dan kekuatan, adalah pangkal segala kebaikan dunia dan akhirat.”</span></em><span lang="SV"> (Taqribul Ushul: 156).</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Ketujuh</span></em><span lang="SV">, jangan berdoa disertai dengan sikap pesimis/tidak yakin dengan pertolongan Allah. Seseorang yang ingin doanya dikabulkan haruslah yakin bahwa doanya akan dikabulkan. Dalam sebuah Hadits Qudsi Allah berfirman:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Aku sebagaimana prasangka hamba-Ku.”</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah SAW juga pernah bersabda:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Jika kamu berdoa, maka yakinlah doamu itu pasti diijabah.”</span></em><span lang="SV"> (Riwayat dari Abi Hurairoh).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Artinya adalah jika kita yakin doa kita dikabulkan, maka Allah pun akan mengabulkan doa tersebut. Sebaliknya, jika seseorang tidak yakin bahwa doanya tidak dikabulkan, maka Allah pun juga tidak mengabulkan doanya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Kedelapan</span></em><span lang="SV">, hendaknya tidak menganggap terlambat datangnya pertolongan Allah. Dalam hal ini, Rasulullah SAW bersabda, <em>“Doa kalian pasti dikabulkan selama kalian tidak tergesa-gesa. Yaitu ia mengatakan, aku sudah berdoa tapi tidak dikabulkan. Ketika engkau berdoa, maka berdoalah yang banyak karena sesungguhnya kalian meminta kepada Tuhan Yang Maha Dermawan.”</em> (HR. Bukhari/Shahih). Bahkan hendaknya ketika doa belum dikabulkan, seorang hamba tetap terus menerus berdoa dengan berulang-ulang (<em>ngengkel</em> dalam bahasa Jawa). Rasulullah SAW ketika berdoa pun juga mengulang-ulang hingga tiga kali. Dalam sebuah haditsnya, beliau bersabda, <em>”Sesungguhnya Allah menyukai orang yang terus mendesak (ngengkel) dalam berdoa.”</em> (HR. Suyuthi/Shahih).</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Kesembilan</span></em><span lang="SV">, doa itu hendaknya diawali dengan memuji asma Allah dan bershalawat kepada Rasulullah SAW. Hal ini sebagaimana hadits:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Doa segala macamnya itu terhijab/terhalang, hingga permulaannya berupa pujian kepada Allah Azza wa Jalla dan shalawat kepada Nabi SAW, kemudian berdoa, maka doa itu diijabahi.”</span></em><span lang="SV"> (HR. Imam Nasa’i).</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Kesepuluh</span></em><span lang="SV">, bertaubat terlebih dahulu dengan beristighfar kepada Allah dan menghentikan kedzaliman serta mengembalikan hasil kedzalimannya kepada pemiliknya. Jangan sampai seseorang berdoa, sementara makanannya makanan haram atau pakaiannya yang berasal dari harta yang haram.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita berusaha memecahkan masalah dengan memohon kepada Allah Ta’ala dalam bentuk berbagai redaksi doa. Dan setelah doa kita baca berulang-ulang, seringkali berbagai masalah tersebut bukannya terpecahkan, malah semakin menjadi-jadi.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Bila seseorang menghadapi keadaan seperti ini, sebelum berpikiran negatif yang macam-macam, sebaiknya direnungkan terlebih dahulu rizki yang dia dapatkan. Apakah dari praktek yang halal atau dari praktek yang haram. Sebab Rasululah SAW bersabda,</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Banyak orang yang berambut acak-acakan, berdebu dan ditolak oelh manusia dalam perjalanannya (mungkin karena tirakat atau memang pada posisi sebagai orang tertindas), makanannya sesuatu yang haram, pakaiannya dari rizki yang haram, diberi makan dari sumber yang haram. Dia mengangkat tangannya sambil berdoa: ‘Yaa Robb, Yaa Robb.’ Bagaimana orang seperti ini dikabulkan doanya karena hal yang demikan itu?”</span></em><span lang="SV"> (HR. Muslim).</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span lang="SV">DAPATKAH DOA MERUBAH NASIB?</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Nas-nas Al Quran dan sunnah menunukkan bahwa tidak ada satupun kejadian di jagat raya ini yang di luar skenario dan kendali Allah SWT. Dalam hal ini Allah berfirman:</span></p>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">“Dan di sisi-Nya<span> </span>kunci-kunci keghaiban yang tidak ada yang mengetahuinya kecuali Ia (Allah). Dan ia mengetahui apa yang ada di darat, dan di laut. Dan tidaklah daun apa saja yang gugur kecuali Allah mengetahuinya. Dan tidak juga gugur sebuah biji dalam kegelapan bumi, dan tidak pula yang basah atau kering (gugur) kecuali semua itu telah ada dalam kitab yang nyata (Lauhil Mahfudz).”</span></em><span lang="SV"> (QS. Al An’am: 59).</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Dalam menafsiri ayat ini, Abdullah bin Abbas RA berkata, <em>”Allah menciptakan tinta dan papan. Maka Allah menuliskan di dalamnya perkara dunia hingga apa yang terakhir dari penciptaan makhluk, rizki yang halal, rizki yang haram , amal yang baik atau kedurhakaan.”</em> (Tafsir Ibnu Katsir/II/168). Dari sini dapat disimpulkan bahwa apapun yang terjadi pada makhluk, baik itu besar atau kecil, sedikit atau banyak, semua telah ditentukan oleh Allah SWT.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Kedudukan doa di sini adalah bahwa seseorang berdoa memang bukan bertujuan untuk merubah nasibnya. Karena nasib yang telah ditentukan Allah tidak bisa dirubah oleh siapapun. Bahkan doa itu sendiri juga merupakan bagian dari nasib. Sekali lagi, seseorang yang berdoa seharusnya meniatkan doanya sebagai ketaatan terhadap perintah Allah untuk berdoa. Bukan keinginan yang lain-lain.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Walaupun demikian, keberadaan sebuah doa bukan berarti kesia-siaan. Sebab, doa juga merupakan tanda-tanda datangnya pertolongan Allah SWT. Sebagaimana adanya mendung di langit, menjadi isyarat akan turun hujan. Atau sebagaimana terbitnya fajar pagi, menjadi isyarat akan terbitnya matahari. Baukankah Allah berjanji akan mengabulkan doa hamba-hambaNya? Sebaliknya, keengganan seseorang untuk berdoa juga merupakan isyarat akan tertutupnya seseorang dari pertolongan Allah SWT. Dan Allah juga berjanji tidak akan mengingkari janji-Nya. Dari sini dapat disimpulkan, bahwa mereka yang oleh Allah diberikan ilham untuk berdoa, pastilah Allah telah menggariskan untuknya anugerah sebagaimana Allah janjikan. Seperti ungkapan seorang penyair Arab:</span></p>
<blockquote>
<p class="MsoNormal"><em><span lang="SV">Andaikan Engkau tidak menghendaki</span><span lang="SV"><br />
Tercapainya apa yang aku harap dan aku cari,</span><span lang="SV"><br />
yaitu anugerah-anugerah dari kedermawanan-Mu<br />
maka engkau tentu tidak mengilhamkan aku untuk<br />
berdoa kepada-Mu.</span></em></p></blockquote>
<p class="MsoNormal"><span lang="SV">Ketika Anda berdoa, sebenarnya saat itu anugerah-anugerah Allah sudah disiapkan untuk Anda. Jadi untuk apa berputus asa. Ayo, teruslah berdoa….!! (Zk)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:right;"><em><span lang="IN">Diambil dari Majalah AHAM EDISI 74 | TH.IX | DZULQO&#8217;DAH 1428<br />
aham_wahidiyah@yahoo.com</span></em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/92/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/92/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=92&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/27/meraih-kemenangan-dengan-kekuatan-do%e2%80%99a/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kenapa ya (Kaos) Kakiku Selalu Bau?</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/25/kenapa-ya-kaos-kakiku-selalu-bau/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/25/kenapa-ya-kaos-kakiku-selalu-bau/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 03:34:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[bau kaki]]></category>
		<category><![CDATA[obat tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[tenis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/?p=88</guid>
		<description><![CDATA[Hahaha&#8230; tulisan ini gw mulai dengan sedikit tawaan. Betapa tidak, ini aib lho, aib yang tetap aja gw ceritakan di Blog ini hahaha&#8230;
Semuanya tentang kaos kakiku yang selalu bau walau baru sekali digunakan. Aneh bet! (bet=bahasa na cah Bekasi yang artinya &#8220;Banget&#8221; kalau diIndonesia-Gaul-kan). Masa cepet sekali baunya? Padahal itu kaos kaki baru lho, sepatu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=88&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hahaha&#8230; tulisan ini gw mulai dengan sedikit tawaan. Betapa tidak, ini aib lho, aib yang tetap aja gw ceritakan di Blog ini hahaha&#8230;</p>
<p>Semuanya tentang kaos kakiku yang selalu bau walau baru sekali digunakan. Aneh bet! (bet=bahasa na cah Bekasi yang artinya &#8220;Banget&#8221; kalau diIndonesia-Gaul-kan). Masa cepet sekali baunya? Padahal itu kaos kaki baru lho, sepatu baru pula (merk League, harga Rp.150.000,00 karena beli di PRJ, PENTINGKAH INFORMASI INI?). Mungkin ada yang tahu dengan pasti mengapa itu semua harus terjadi?<span id="more-88"></span></p>
<p>Sekedar info, bau kaki itu terjadi ketika keringat bertemu dengan bakteri yang ada di kaki kita. Ya&#8230; kira-kira samalah seperti bau badan, cuma bedanya bau kaki lebih DAHSYAT men, ampe-ampe bau bumbu dapur (TERASI) pun terasa ketika bau kaki keluar. Sekali lagi DAHSYAT men! DON&#8217;T TRY THIS AT HOME CUZ EVERYBODY WILL GO AWAY WHEN YOU&#8217;RE NEAR THEM!</p>
<p>Hahaha&#8230;. jangan ILFEEL yah. Coba kita beranalisa kenapa ya ada orang yang bau kakinya tapi ada juga yang sama sekali gak bau kakinya. Kalau ditanya tentang &#8220;peristiwa&#8221; bau kaki yang menghinggap kehidupan gw mungkin ini alasan kenapa hal itu bisa terjadi :</p>
<ol>
<li>Kaos kaki yang tidak layak, terlalu tipis hingga tidak sanggup menyerap keringat yang keluar dari kaki gw. Ya&#8230; namanya kaos kaki Rp.10.000,00 tiga pasang gimana sih. Can U Imagine?</li>
<li>Sebelum memakai sepatu gw biasanya memakai sandal ketika masih dalam perjalanan. Bisa aja kaki gw kotor sewaktu memakai kaos kaki hingga akhirnya bertumpuklah bakteri dikaki gw. Dah tahu kan hubungan antara bau kaki dan bakteri?</li>
<li>Kontur/Bentuk sepatu yang tidak cocok hingga terasa pengap dan lembab didalam. Keadaan ini tentunya mendukung terciptanya peristiwa bau kaki yang berbau TERASI. Hahaha&#8230; tapi tetap aja alasan ini kurang begitu kuat.</li>
<li>Analisa terakhir ya karena sudah takdirnya kakiku untuk selalu bau (T_T). <em>Wallaahu a&#8217;lam bi showab</em></li>
</ol>
<p>Sedih juga sih, tapi AH! Banyak kok orang yang punya penyakit bau kaki hahaha&#8230; itu hal yang normal lho (I Think). Tapi ngomong-ngomong ada satu resep agar bau kaki hilang dari kehidupan kita. Gimana caranya? Caranya cari jeruk nipis (jeruk limen) lalu potong-potong dan gosokkan pada telapak kaki kita. Insya Alah kalau hal itu dilakukan secara teratur maka bau kaki pun akan lenyap dengan sendirinya. <em>Just Trust Me!</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/88/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/88/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/88/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/88/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/88/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=88&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/25/kenapa-ya-kaos-kakiku-selalu-bau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menanti Beroperasinya Busway Transjakarta Koridor X (Tanjung Priok-Cililitan)</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/16/menanti-beroperasinya-busway-transjakarta-koridor-x-tanjung-priok-cililitan/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/16/menanti-beroperasinya-busway-transjakarta-koridor-x-tanjung-priok-cililitan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 03:38:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[bus patas]]></category>
		<category><![CDATA[busway]]></category>
		<category><![CDATA[cililitan]]></category>
		<category><![CDATA[metro mini]]></category>
		<category><![CDATA[plumpang]]></category>
		<category><![CDATA[rawamangun]]></category>
		<category><![CDATA[tanjung priok]]></category>
		<category><![CDATA[transjakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Sudah menjadi cerita lama kalau pelayanan transportasi di Jakarta semakin hari semakin jauh dari kenyamanan. Mulai dari keadaan kendaraan yang sebenarnya sudah tidak layak jalan (tapi masih juga diberi izin jalan, aneh ya?), supir yang ugal-ugalan, sampai kepada tindak premanisme, pencopetan, dan perampokan yang merajalela.
Saya menjadi salah satu atau salah dua penumpang yang merasa dirugikan. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=82&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sudah menjadi cerita lama kalau pelayanan transportasi di Jakarta semakin hari semakin jauh dari kenyamanan. Mulai dari keadaan kendaraan yang sebenarnya sudah tidak layak jalan (tapi masih juga diberi izin jalan, aneh ya?), supir yang ugal-ugalan, sampai kepada tindak premanisme, pencopetan, dan perampokan yang merajalela.<span id="more-82"></span></p>
<p>Saya menjadi salah satu atau salah dua penumpang yang merasa dirugikan. Memang bukan kerugian secara material yang saya terima tapi lebih kepada kerugian karena tidak mendapatkan pelayanan yang sebagaimana mestinya. Pernah suatu ketika (mungkin bukan &#8220;suatu ketika&#8221; lagi tapi lebih tepatnya &#8220;sering ketika&#8221;) saya naik Bus Patas 43 jurusan Tanjung Priok-Cililitan dari Plumpang dan hendak turun di Pengadilan Jakarta Timur, dan ketika itu keadaan saya yang selalu membawa tas tenis berukuran superbesar seakan-akan diasingkan oleh sang keneknya. Misal sering dia berkata &#8220;Itu yang bawa tas gede di belakang aja, ngeganggu jalan penumpang lain&#8221;. Oh shit! Mengapa harus dibegitukan? padahal saya juga bayar sebagaimana penumpang lain bayar.</p>
<p>Yang diatas barusan itu cerita tentang bus patas 43. Untuk yang metro mini lain lagi dan saya rasa yang ini lebih parah lagi. Masa jalanan yang sebegitu ramainya mereka jadikan sebagai sirkuit tempat mereka kebut-kebutan dengan supir metro mini lain. Masya Allah &#8230; Beginilah jadinya ketika Surat Izin Mengemudi (SIM) begitu mudah didapatkan.</p>
<p>Kembali ke judul, saya sungguh menantikan datangnya tanggal pengoperasian Busway Transjakarta Koridor X Tanjung Priok-Cililitan. Katanya sih pada bulan September-an gitu (Kalo gak salah denger tepatnya sekitar tanggal 2 atau 4 September 2008). Mengapa saya begitu antusias? Pastinya bukan karena <em>prestige</em> tapi lebih kepada mendapatkan <em>public transportation services</em> yang lebih baik ketimbang yang ada sekarang. Selain itu, kalau memang sudah jalan maka ongkos PP Plumpang-Rawamangun bisa jadi lebih murah Rp.3.000,00an, itu kalau ongkos Busway masih tetap Rp.3.500,00. Ya&#8230; lumayan juga hahaha&#8230;..</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/82/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/82/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=82&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/16/menanti-beroperasinya-busway-transjakarta-koridor-x-tanjung-priok-cililitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makna Filosofis 17</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/15/makna-filosofis-17/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/15/makna-filosofis-17/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 07:27:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah Anda?]]></category>
		<category><![CDATA[17 agustus 1945]]></category>
		<category><![CDATA[17 Rhamadan 1366]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/15/makna-filosofis-17/</guid>
		<description><![CDATA[Bangsa ini tidak terasa 63 tahun sudah merdeka, tepatnya tanggal 17 Agustus yang akan datang. Yang menarik ternyata angka 17 kalau kita renungkan memang sangat berarti bagi seluruh bangsa khususnya bagi umat Islam di seluruh Indonesia. Kalau kita telisik sejarah ternyata 17 Agustus 1945 bertepatan pada tanggal 17 Rhamadan 1366 Hijriyah yang bertepatan dengan Nuzulul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=81&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bangsa ini tidak terasa 63 tahun sudah merdeka, tepatnya tanggal 17 Agustus yang akan datang. Yang menarik ternyata angka 17 kalau kita renungkan memang sangat berarti bagi seluruh bangsa khususnya bagi umat Islam di seluruh Indonesia. Kalau kita telisik sejarah ternyata 17 Agustus 1945 bertepatan pada tanggal 17 Rhamadan 1366 Hijriyah yang bertepatan dengan Nuzulul Qur&#8217;an, dan tidak bisa kita pungkiri banyak para ulama&#8217; yang ikut berjuang untuk merebut kemerdekaan bangsa ini yang sangat konsisten menjaga 17 raka&#8217;at. Maka dengan jujur pencetus UUD 1945 menuliskan didalamnya &#8220;Dan dengan rahmat Allah&#8221;. Jadi kesimpulannya angka 17 memang sangat penting bagi bangsa, khususnya seluruh orang Islam di Indonesia. Amin</p>
<p style="text-align:right;"><em>Dikutip dari Selembaran Shalat Jum&#8217;at AT-TAWAZUN Edisi ke-115</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/81/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/81/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/81/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/81/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/81/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=81&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/15/makna-filosofis-17/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Handsfree Baru</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/11/handsfree-baru/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/11/handsfree-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 14:01:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[e398]]></category>
		<category><![CDATA[handsfree]]></category>
		<category><![CDATA[hp]]></category>
		<category><![CDATA[motorola]]></category>
		<category><![CDATA[original]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Produk original memang tidak akan mengecewakan. Itu yang kurasalkan ketika kemarin membeli produk aksesoris handsfree original untuk HP Motorola E398. Walau perbedaan harga antara yang ori dan yang gak ori itu cukup jauh (handsfree yang saya beli seharga Rp.100.000,00 sedangkan yang gak ori mungkin cuma sekitar 10 s/d 30 ribuan), hal itu tidak membuat saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=74&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Produk original memang tidak akan mengecewakan. Itu yang kurasalkan ketika kemarin membeli produk aksesoris handsfree original untuk HP Motorola E398. Walau perbedaan harga antara yang ori dan yang gak ori itu cukup jauh (handsfree yang saya beli seharga Rp.100.000,00 sedangkan yang gak ori mungkin cuma sekitar 10 s/d 30 ribuan), hal itu tidak membuat saya ragu untuk membeli produk yang &#8220;ALWAYS ORIGINAL&#8221; (seperti iklan di teve-teve).</p>
<p>Dan komentarnya tentang handsfree ini &#8220;WOW! AMAZING! SUARANYA BROOO&#8230;.. GAK NAHAN&#8230;..! BASSNYA, SISI HARMONISASINYA, AKUSTIKNYA, POKOKNYA PERFECT DEH&#8221;. Gak salah, produk Motorola memang selalu identik dengan sisi musik karena produk-produknya sangat berkualitas ketika mengeluarkan suara-suara musik. Dan bisa dibilang inilah pasarnya yang paling potensial (yang lain kalah deh kalo dibanding-bandingkan).<span id="more-74"></span></p>
<p>Berbicara mengenai HP Motorola E398, ini HP saya beli pada tanggal 01 Juni 2005 (habatkan masih ingat ampe tanggal pembeliannya segala? ya iyalah orang tanggal pembeliannya ada dalam kartu garansinya hahaha&#8230;) dan masih apik sampe sekarang. HP ini kuat banget lho, sering banget jatuh dari ketinggian tapi anehnya HP itu gak kenapa-kenapa, gak rusak apalagi nge-HENG sedikit pun. Malah pernah ada cerita ketika saya sedang lari pagi dengan ditemani alunan suara dari handsfree, tanpa saya sadari ternyata kantung celana itu bolong dan akhirnya Hp pun jatuh menelusuri sekitar kaki saya. Ketika HP itu sampai pada sekitar pergelangan kaki eh&#8230; HPnya malah kesepak (ketendang) hingga beberapa meter didepan saya. Kontan saja HP itu berantakan gak karuan sampai SIM cardnya keluar segala lagi. Ughh&#8230; peristiwa itu sungguh tragis tapi ya&#8230; kembali lagi kalau HP ini kuat banget bro.</p>
<p>E398 memang HP kesayanganku, HP kebanggaanku, walau sempat terasa sakit ketika mendengar kalau harga 2nd-nya HP ini cuma sekitar 300 ribuan (dulu beli 1,7 jeti [T_T]). HIDUP PARA E398ERS!!!</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/74/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/74/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=74&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/11/handsfree-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dan Ketika Bencong Perlu Dikubur Hidup-Hidup</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/10/dan-ketika-bencong-perlu-dikubur-hidup-hidup/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/10/dan-ketika-bencong-perlu-dikubur-hidup-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 23:49:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[banci]]></category>
		<category><![CDATA[bencong]]></category>
		<category><![CDATA[inul]]></category>
		<category><![CDATA[joget]]></category>
		<category><![CDATA[ngebor]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman buruk]]></category>
		<category><![CDATA[waria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/10/dan-ketika-bencong-perlu-dikubur-hidup-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[Yap judulnya tepat banget untuk melukiskan bagaimana respon perasaan jijikku ketika melihat seorang bencong berjoget di sampingku.
Tepatnya pada hari Sabtu, 9 Agustus 2008, ketika gw lagi nunggu sobat di pinggir jalan tiba-tiba seorang bencong mendekatiku dan langsung berjoget ga puguh. Memang sih dia gak berjoget di depanku secara langsung, dia joget di depan orang lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=70&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Yap judulnya tepat banget untuk melukiskan bagaimana respon perasaan jijikku ketika melihat seorang bencong berjoget di sampingku.</p>
<p>Tepatnya pada hari Sabtu, 9 Agustus 2008, ketika gw lagi nunggu sobat di pinggir jalan tiba-tiba seorang bencong mendekatiku dan langsung berjoget ga puguh. Memang sih dia gak berjoget di depanku secara langsung, dia joget di depan orang lain yang berada dua langkah di sampingku, tapi BUSET! tetap aja jijik banget, mending kalo jogetnya biasa, ini mah jogetnya pake acara NGEBOR ala INUL segala lagi.</p>
<p>Selang beberapa menit akhirnya pria di sampingku mengalah dan memberikan uang Rp.1000 kepadanya. Feelingku berkata &#8220;Wah bakal ke gw nih bencong&#8221; dan gw pun bersiap meninggalkan tempat tersebut. Sialnya gw, belum sempat beranjak eh bencongnya sudah ada di depanku dan menowelku dengan genitnya. AH SHIT! Tapi masih untung dia langsung pergi dari tempat itu dan gak terlebih dulu joget di depanku.</p>
<p>Huff&#8230; Itulah pengalaman burukku dan sepeninggalnya hatiku berkata &#8220;Akhirnya dunia kembali normal&#8221;.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/70/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/70/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=70&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/10/dan-ketika-bencong-perlu-dikubur-hidup-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IPK-Ku 3,22</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/09/ipk-ku-322/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/09/ipk-ku-322/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Aug 2008 06:27:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[astra]]></category>
		<category><![CDATA[ip]]></category>
		<category><![CDATA[ipk]]></category>
		<category><![CDATA[p4]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik manufaktur astra]]></category>
		<category><![CDATA[teknik mesin manufaktur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, sesuatu yang sebelumnya tak ku duga ternyata masih bisa terjadi juga. Yaitu tentang IPK-Ku yang mencapai angka 3,22. Wow sungguh mengherankan, padahal sebelumnya gw cuma berharap IP-ku untuk semester 2 ini 2,9 saja cuz ya&#8230; gw sadar untuk dapat nilai 3 dengan kondisi gw yang semakin menomorduakan kuliah (nomor satu tetap tenis lapangan hahaha&#8230;) [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=67&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Alhamdulillah, sesuatu yang sebelumnya tak ku duga ternyata masih bisa terjadi juga. Yaitu tentang IPK-Ku yang mencapai angka 3,22. Wow sungguh mengherankan, padahal sebelumnya gw cuma berharap IP-ku untuk semester 2 ini 2,9 saja cuz ya&#8230; gw sadar untuk dapat nilai 3 dengan kondisi gw yang semakin menomorduakan kuliah (nomor satu tetap tenis lapangan hahaha&#8230;) sungguh sebuah misi yang imposible.</p>
<p>Sekedar pemberitahuan IP-ku untuk semester 2 kali ini 3,34 (semester kemarin cuma 3,10). Bisa dibilang masih sayang sih nilai IP-ku cuma segitu karena IP itu masih ternoda dengan nilai C pada mata kuliah &#8220;Gambar Teknik&#8221;. Aneh memang, gw yang berjurusan Teknik Mesin malah mendapat nilai C pada mata kuliah yang sangat vital itu. &#8220;Yah&#8230; mau gimana lagi, lha wong gw males bangget dengan yang namanya menarik garis lurus yang seakan-akan tidak ada ujungnya. Selain itu gw juga merasa kurang sabar dan kurang cekatan juga sih hahaha&#8230;&#8221;</p>
<p>Ya semoga ceritaku bisa jadi inspirasi bagi yang membutuhkan dan Akhir kata HAPPY HOLIDAY! bagi seluruh mahasiswa POLITEKNIK MANUFAKTUR ASTRA.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/67/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/67/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=67&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/09/ipk-ku-322/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kecewa dengan &#8220;Kondor Cell&#8221; dan XL</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/08/kecewa-dengan-kondor-cell-dan-xl/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/08/kecewa-dengan-kondor-cell-dan-xl/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 08 Aug 2008 06:13:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[hp]]></category>
		<category><![CDATA[promo]]></category>
		<category><![CDATA[pulsa]]></category>
		<category><![CDATA[xl]]></category>
		<category><![CDATA[xl extra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Semua bermula ketika gw hendak mencoba membeli pulsa lewat teman kuliah gw, panggil saja dia &#8220;kondor&#8221;. Karena itulah kami semua menyebut bisnis berjualan pulsanya dengan &#8220;Kondor Cell&#8221;.
Langsung ke cerita saja, dia menawarkan pulsa XL EXTRA dengan nominal Rp.10.000,00 (Gw bayar Rp.11.500) yang katanya bermasa aktif 30 hari. Heran gw dengan hal itu cuz baru kali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=63&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Semua bermula ketika gw hendak mencoba membeli pulsa lewat teman kuliah gw, panggil saja dia &#8220;kondor&#8221;. Karena itulah kami semua menyebut bisnis berjualan pulsanya dengan &#8220;Kondor Cell&#8221;.</p>
<p>Langsung ke cerita saja, dia menawarkan pulsa XL EXTRA dengan nominal Rp.10.000,00 (Gw bayar Rp.11.500) yang katanya bermasa aktif 30 hari. Heran gw dengan hal itu cuz baru kali ini gw denger kalau pulsa XL EXTRA memiliki masa aktif hingga 30 hari. Karena bingung itulah (dan juga di kompor-koporin oleh Kondor kalau apa yang dikatakannya benar) gw akhirnya membeli pulsa XL EXTRA itu.</p>
<p>Titut&#8230;titut&#8230; begitu bunyinya ketika sebuah sms datang ke ponselku (sebenarnya bukan begitu sih bunyinya, lebih tepatnya suara mp3 Kenny G) yang memberitahukan bahwa transaksi pulsa telah berhasil dilakukan.</p>
<p>&#8220;Yap pulsa dah masuk&#8221;, itu yang gw katakan.</p>
<p>Tapi&#8230;tapi ketika gw mencoba men-cek sampai kapan masa aktifnya akan berakhir.</p>
<p>&#8220;OH MY GOD!&#8221;, teriakku spontan. Betapa kecewanya aku ketika mendengar kalau masa aktif XL-ku malah berkurang 8 hari dari yang sebelumnya. AH SHIT&#8230;.!!! kenapa begini jadinya. Masa aktif nomor XL-ku tinggal bersisa 5 hari. Mau dijadikan apa 5 hari itu sedangkan gw sendiri jarang bangget yang namanya nge-sms-in orang.</p>
<p>Yap begitulah ceritanya ketika seorang yang bodoh tertipu akan rayuan promosi yang katanya &#8220;Wah ini yang paling murah, wah ini yang paling menguntungkan, dan wah-wah yang lain&#8221;. Hikmahnya, jangan sampai deh langsung percaya dengan rayuan promosi. Cari dulu kebenarannya dan jangan lupa lihat dari sisi kejelekannya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/63/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/63/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=63&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/08/kecewa-dengan-kondor-cell-dan-xl/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pindah Alamat Blog</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/07/pindah-alamat-blog/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/07/pindah-alamat-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 01:10:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[pindah alamat]]></category>
		<category><![CDATA[url]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bhayusenoaji.wordpress.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Huff&#8230;. akhirnya pindah juga alamat blog gw yang tadinya beralamat di http://www.bhayusenoaji.com/ ke http://www.bhayusenoaji.wordpress.com/. Kenapa pindah? Yup pentanyaan yang bagus. Jawabannya iseng aja haha&#8230;. nggak kok bercanda. Pindahnya blog ini adalah hasil pertimbangan masak-masak dan tentunya didorong oleh karena adanya fitur-fitur yang lebih yang diberi oleh pihak wordpress.
Selain itu, rencananya alamat http://www.bhayusenoaji.com/ akan gw jadikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=34&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;">Huff&#8230;. akhirnya pindah juga alamat blog gw yang tadinya beralamat di <a title="Bhayu Senoaji [dot] com" href="http://www.bhayusenoaji.com/" target="_blank">http://www.bhayusenoaji.com/</a> ke <a title="Bhayu Senoaji [dot] WordPress [dot] com" href="http://www.bhayusenoaji.wordpress.com/" target="_self">http://www.bhayusenoaji.wordpress.com/</a>. Kenapa pindah? Yup pentanyaan yang bagus. Jawabannya iseng aja haha&#8230;. nggak kok bercanda. Pindahnya blog ini adalah hasil pertimbangan masak-masak dan tentunya didorong oleh karena adanya fitur-fitur yang lebih yang diberi oleh pihak wordpress.</p>
<p style="text-align:left;">Selain itu, rencananya alamat <a title="Bhayu Senoaji [dot] com" href="http://www.bhayusenoaji.com/" target="_blank">http://www.bhayusenoaji.com/ </a>akan gw jadikan situs pribadi gw tapi yang pasti tidak berformat seperti sebuah blog tentunya.</p>
<p style="text-align:left;">Gw harap perubahan ini malah akan semakin membuat gw lebih giat ber-blog ria guna memberikan konten-konten yang berguna bagi para pengunjung sekalian.</p>
<p style="text-align:left;">Akhir kata salam dan terima kasih.</p>
<p style="text-align:left;">Jakarta, 07 Agustus 2008</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/34/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/34/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=34&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/08/07/pindah-alamat-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara yang Bakat dan Gak Bakat</title>
		<link>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/07/30/antara-yang-bakat-dan-gak-bakat/</link>
		<comments>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/07/30/antara-yang-bakat-dan-gak-bakat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2008 08:03:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Bhayu Senoaji</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[eforby]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.bhayusenoaji.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;WOW IT&#8217;S BEAUTIFULL!&#8221; that&#8217;s what I said when I saw a eforby plants at my home. Gak percaya pada awalnya ketika tahu kalo tanaman itu ditanam oleh mami ku, bahkan ketika awal-awal pun gw (gak cuma gw sih tapi bokap n&#8217; teteh juga) sempat mengejek &#8220;Alah&#8230;.paling bentar lagi mati&#8221; terhadap apa yang mami ku tanam. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=20&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:left;"><img class="alignleft" style="border:1px solid black;margin-left:4px;margin-right:4px;" src="http://i346.photobucket.com/albums/p423/bhayulugu/eforby.jpg" alt="Eforby mami" width="320" height="240" />&#8220;WOW IT&#8217;S BEAUTIFULL!&#8221; that&#8217;s what I said when I saw a eforby plants at my home. Gak percaya pada awalnya ketika tahu kalo tanaman itu ditanam oleh mami ku, bahkan ketika awal-awal pun gw (gak cuma gw sih tapi bokap n&#8217; teteh juga) sempat mengejek &#8220;Alah&#8230;.paling bentar lagi mati&#8221; terhadap apa yang mami ku tanam. (jahat memang haha&#8230;.)</p>
<p style="text-align:left;">Cukup beralasan memang mengapa kami semua mengejek mami dan tanamannya, karena hampir semua anggota keluarga kami diketahui gak ada yang berbakat menanam tanaman (istilahnya semua bertangan &#8220;panas&#8221;). Malah katanya sih tangan &#8220;gw&#8221; yang lumayan tapi nyatanya kesabaran dan kepiawaian mami ku lah yang membuat semuanya berubah. Merubah semua tentang keraguan akan &#8216;kedinginan&#8221; tangannya.<span id="more-20"></span></p>
<p style="text-align:left;">Sedikit bernostalgia, dulu gw memang suka dengan kegiatan bercocok tanam. <img class="alignright" style="border:1px solid black;margin-left:4px;margin-right:4px;" src="http://i346.photobucket.com/albums/p423/bhayulugu/tanaman_lain.jpg" alt="tanaman lain" width="320" height="240" />Cabai, tomat, timun suri pernah gw tanam dan gw dapat kan hasilnya. Gak jelek-jelek amat sih, ya&#8230; itungannya lumayan lah buat anak baju putih-biru mah.</p>
<p style="text-align:left;">Pernah juga nih gw berkecimpungan di dunia perternakan tapi (T_T) hasilnya ternyata NOL BESAR.  Semua pada mati mulai dari bencana kekeringan dan kelaparan yang pernah dialami oleh mendiang ayam, burung dan jangkrik ku hingga bencana tambrak lari yang pernah dialami oleh mendiang ayam ku yang satunya lagi. Sakit hati ini ditinggalkan mereka (semua gara-gara gw sih haha&#8230;.), ya&#8230;namanya &#8216;ra bakat, yowis mau gimana lagi. Hahaha&#8230;&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/bhayusenoaji.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/bhayusenoaji.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/bhayusenoaji.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/bhayusenoaji.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/bhayusenoaji.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/bhayusenoaji.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/bhayusenoaji.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/bhayusenoaji.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/bhayusenoaji.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/bhayusenoaji.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/bhayusenoaji.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/bhayusenoaji.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=bhayusenoaji.wordpress.com&blog=4437806&post=20&subd=bhayusenoaji&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bhayusenoaji.wordpress.com/2008/07/30/antara-yang-bakat-dan-gak-bakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/015ee42b12d16c1620eb603684e94b50?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Bhayu Senoaji</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i346.photobucket.com/albums/p423/bhayulugu/eforby.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Eforby mami</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i346.photobucket.com/albums/p423/bhayulugu/tanaman_lain.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tanaman lain</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>