Dan Ketika Bencong Perlu Dikubur Hidup-Hidup
Yap judulnya tepat banget untuk melukiskan bagaimana respon perasaan jijikku ketika melihat seorang bencong berjoget di sampingku.
Tepatnya pada hari Sabtu, 9 Agustus 2008, ketika gw lagi nunggu sobat di pinggir jalan tiba-tiba seorang bencong mendekatiku dan langsung berjoget ga puguh. Memang sih dia gak berjoget di depanku secara langsung, dia joget di depan orang lain yang berada dua langkah di sampingku, tapi BUSET! tetap aja jijik banget, mending kalo jogetnya biasa, ini mah jogetnya pake acara NGEBOR ala INUL segala lagi.
Selang beberapa menit akhirnya pria di sampingku mengalah dan memberikan uang Rp.1000 kepadanya. Feelingku berkata “Wah bakal ke gw nih bencong” dan gw pun bersiap meninggalkan tempat tersebut. Sialnya gw, belum sempat beranjak eh bencongnya sudah ada di depanku dan menowelku dengan genitnya. AH SHIT! Tapi masih untung dia langsung pergi dari tempat itu dan gak terlebih dulu joget di depanku.
Huff… Itulah pengalaman burukku dan sepeninggalnya hatiku berkata “Akhirnya dunia kembali normal”.



Rindu berkata,
Agustus 11, 2008 pada 3:15 am
Didepan kampus saya, selalu ada yang begini datang pas kita lagi makan … tapi cukup dengan Rp500 dan tidak perlu marah-marah dia akan pergi
Bhayu Senoaji berkata,
Agustus 11, 2008 pada 1:59 pm
Waria itu misteriuz, dan saya pikir mereka lebih seram dari preman manapun.
Tapi tenang aja, kalo saya jadi Presiden, ga ada itu yang namanya WARIA INDONESIA cuz mereka semua pastinya bakalan ketakutan dengan ancaman hukuman “kembali ke wujud semula atau dikubur hidup-hidup”
BISRI berkata,
Agustus 12, 2008 pada 3:07 am
ENTE NGGAK BISA BEGITU DONK, MEREKA SEMUA ITU SEPERTI ORANG BINGUNG YANG NGGAK NGERTI MO NGAPAIN. COBA ENTE TAWARIN LEMBARAN SW KALI AJA MAU. KAN MEREKA TERMASUK TANGGUNG JAWAB KITA JUGA
Bhayu Senoaji berkata,
Agustus 12, 2008 pada 10:09 am
Tapi mereka sudah kelewatan bung karena melanggar fitrah Allah.
Btw ada orang Wahidiyah juga toh? Salam kenal aja deh.
uwiuw berkata,
Agustus 18, 2008 pada 5:40 pm
hahaha dan duniapun menjadi normal setelah ‘keanehan’ pergi menyingkir lengkap bersama ngebor inulnya yg jahanam
B2N berkata,
Agustus 20, 2008 pada 11:52 am
Wakakaka…. Bencong najisss….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1